Showing posts with label EXTRAKTOR. Show all posts
Showing posts with label EXTRAKTOR. Show all posts

Thursday 1 February 2018

REAKTOR UNTUK PROSES REAKSI KIMIA

Amoksisilin adalah salah satu senyawa antibiotik golongan beta-laktam dan memiliki nama kimia alfa-amino-hidroksilbenzil-penisilin. Obat ini awalnya dikembangkan memiliki keuntungan lebih dibandingkan ampisilin yaitu dapat diabsorpsi lebih baik di traktus gastrointestinal. Obat ini tersedia dalam bentuk amoksisilin trihidrat untuk administrasi oral dan amoksisilin sodium untuk penggunaan parenteral. Amoksisilin telah menggantikan ampisilin sebagai antibiotik yang sering digunakan di berbagai tempat (Grayson, 2010). Secara kimiawi, amoksisilin adalah asam (2S,5R,6R)-6-[[(2R)-2-Amino-2-(4-hidroksifenil) asetil] amino]- 3,3 - dimetil- 7- okso - 4- tia - 1 - aza - bisiklo [3.2.0]heptan-2- karboksilat (Kaur et al., 2011).


Struktur Kimia Amoksisilin (Kaur et al., 2011)


Antibiotik merupakan golongan obat anti infeksi  yang paling banyak dibutuhkan masyarakat di Indonesia, terutama antibiotik amoksisilin. Namun, hampir keseluruhan bahan baku amoksisilin ini diperoleh dengan cara impor. Alhasil, Indonesia harus membeli dari luar dengan harga yang cenderung fluktuatif. Hal inilah yang menyebabkan Dr.rer.nat. Rahmana Emran Kartasasmita, M.Si.,Apt., dosen Kelompok Keahlian (KK) Farmakokimia Sekolah Farmasi ITB, tergugah untuk mengembangkan produksi amoksisilin secara mandiri di Indonesia. Penelitian bertajuk Program Hibah Kompetitif Penelitian Unggulan Strategis Nasional ini mengusung judul "Produksi Dane Salt (Garam Natrium D-(-)-2-(4-hidroksifenil)-N-[1-metil-2-(4-nitrofenil-karbamoil)vinil]glisin) Sebagai Upaya Mendukung Kemandirian Produksi Antibiotikum Amoksisilin di Indonesia." Dalam penelitiannya, Emran mencoba untuk mengembangkan teknologi produksi dane salt dengan metode sintesis secara organik. Dane salt yang telah diproduksi akan direaksikan dengan 6-APA (6-aminopenicillanic acid) untuk menghasilkan amoksisilin (BANDUNG, itb.ac.id) 

Kami sebagai salah satu workshop yang bergelut di bidang manufaktur khusunya dibidang pembuatan mesin dan peralatan farmasi, kami tertarik dengan apa yang sudah disampaikan oleh dosen (KK) Farmakokimia Sekolah Farmasi ITB tersebut. Terkait dengan bahan baku amoksisilin yang selama ini diperoleh dengan cara impor, maka cukup mengesankan bagi kami untuk mencoba berexperimen dalam menciptakan sebuah alat extraksi skala pilot dan jika memang berhasil maka kemungkinan besar bisa naik ketahap selanjutnya yaitu dengan menciptakan alat skala produksi. Dalam rangka mendukung apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan bangsa ini kami siap untuk membantu dan memajukan indonesia.




Ekstraksi adalah jenis pemisahan satu atau beberapa bahan dari suatu padatan atau cairan. Proses ekstraksi bermula dari penggumpalan ekstrak dengan pelarut kemudian terjadi kontak antara bahan dan pelarut sehingga pada bidang datar antarmuka bahan ekstraksi dan pelarut terjadi pengendapan massa dengan cara difusi. 


Bahan ekstraksi yang telah tercampur dengan pelarut yang telah menembus kapiler-kapiler dalam suatu bahan padat dan melarutkan ekstrak larutan dengan konsentrasi lebih tinggi di bagian dalam bahan ekstraksi dan terjadi difusi yang memacu keseimbangan konsentrasi larutan dengan larutan di luar bahan (Sudjadi, 1988).


Reaktor skala lab
Reaktor adalah suatu alat proses tempat di mana terjadinya suatu reaksi berlangsung, baik itu reaksi kimia atau nuklir dan bukan secara fisika. Dengan terjadinya reaksi inilah suatu bahan berubah ke bentuk bahan lainnya, perubahannya ada yang terjadi secara spontan alias terjadi dengan sendirinya atau bisa juga butuh bantuan energi seperti panas (contoh energi yang paling umum). Perubahan yang dimaksud adalah perubahan kimia, jadi terjadi perubahan bahan bukan fase misalnya dari air menjadi uap yang merupakan reaksi fisika (id.wikipedia.org/wiki/Reaktor).

KLIK UNTUK LIHAT PENAWARAN HARGA TERBAIK LAINNYA

Wednesday 24 January 2018

EKSTRAKSI FLUIDA SUPERCRITICAL

A. Penjelansan Umum
Supercritical fluid extraction (SFE) menggunakan gas superkritis untuk mengekstrak komponen aktif dari bahan alami. Alat ini juga sering digunakan dalam sterilisasi bahan medis, pengangkatan kotoran, dan pembersihan bahan elektronik dan fungsional. MKK memiliki track record yang mapan dalam pembuatan dan penyediaan sistem SFE yang berkisar dari unit skrining kecil hingga sistem fitur lengkap, mulai dari 100 ml sampai 600 L dalam kapasitas chamber ekstraksi, dan telah mengumpulkan banyak data dan informasi teknis. pada teknologi SFE pada umumnya.

(Sumber : www.metos.in)

B. Kata Kunci
Supercritical / Supercritical unit / Supercritical fluid / Supercritical extractor / Supercritical extraction / Supercritical drying / Supercritical atomization / Supercritical cleaning / Supercritical CO2 facilities / SC-CO2 extraction / SC-CO2 cleaning / SCF / CO2 SCF

(Sumber : www.metos.in)
C. Fitur
  • MKK menggunakan kekayaan pengalamannya dalam rekayasa setiap kapal, perlengkapan dan aksesori yang digunakan untuk sistem, paling sesuai untuk proses tertentu.
  • MKK memproduksi chamber ekstraksi dan pemisah sesuai dengan peraturan dan standar Jepang, sehingga memudahkan perawatan dan perolehan persetujuan pengaturan. Jika peraturan dan standar lain diperlukan, ini juga berlaku saat konsultasi.
  • Chamber ekstraksi dan koleksi MKK menggunakan tutupan pengepakan sendiri "Malok" yang awalnya dikembangkan oleh perusahaan itu sendiri yang memfasilitasi pembukaan dan penutupan tutup bahkan dalam sistem SFE skala besar.
  • Sistem MKK SFE dirancang dan diproduksi dengan penanganan bahan baku, pembersihan, otomasi dan teknologi periferal lainnya untuk memberikan tingkat keandalan tertinggi.
D. Flow Proses

(Sumber : www.kakoki.co.jp)
E. Spesifikasi
Untuk memenuhi kebutuhan klien, sistem MKK SFE didesain khusus untuk setiap kasus tertentu yang mendasarkan pada data pengujian dan pengetahuan yang ada yang tersedia oleh MKK atau data yang diperoleh dengan tes baru yang dilakukan sesuai kebutuhan pemakai.

(Sumber : www.supercriticalfluids.com)
F. Pengaplikasian

1. Bahan makanan / Flavoring
  • Ekstraksi aroma, penyedap, rempah-rempah.
  • Ekstraksi minyak hewani dan tumbuhan serta lemak, kafein.
  • Penghapusan lemak dari, dan pemisahan asam lemak dalam, bahan makanan.
  • Penyulingan pewarna makanan.
  • Konsentrasi dan pelestarian rasa produk minuman yang diseduh.
  • Penonaktifan enzim dalam, dan pelestarian rasa, minuman jus buah alami.
  • Deodorizing, decolorizing, sterilizing, inclusion, micro cellularization dan pengolahan bahan makanan dan perasa lainnya.
2. Farmasi / Perlengkapan Medis
  • Konsentrasi / fraksinasi / pemurnian hormon, vitamin dan zat aktif biologis lainnya.
  • Ekstraksi / fraksinasi / pemurnian gliserida, EPA, DHA dan komponen lipid lainnya.
  • Penyulingan minyak tumbuhan, ekstraksi konstituen tanaman dengan khasiat obat.
  • Penghapusan komponen lemak dari dan pelestarian khasiat obat dari bubuk antibodi.
  • Penyulingan dan pelepasan pelarut dari zat antara farmasi.
  • Kristalisasi / atomisasi / kontrol struktur kristal halus dalam farmasi.
  • Penghapusan pelarut, monomer, komponen berminyak dan kotoran lainnya dari lensa kontak, bahan dialisis dan perlengkapan medis lainnya.
  • Disinfeksi / sterilisasi wadah sekali pakai.
3. Fermentasi

  • Ekstraksi / fraksinasi / pemurnian produk bakteri.
  • Ekstraksi / fraksinasi / pemurnian unsur obat, komponen lemak

4. Kosmetik
Ekstraksi / pemurnian minyak esensial dan parfum

5. Bahan Kimia / Fungsional
  • Pengeringan non-shrink dari gel.
  • Pengeringan slurries partikel halus.
  • Pengeringan senyawa antar-tanah liat dan zat-zat berpori mikro lainnya.
  • Penghapusan pelarut, monomer dan kotoran lainnya dari bahan polimer.
  • Pembuatan polimer halus.
  • Mikroselularisasi bahan polimer.
  • Penyulingan pigmen organik.

KLIK UNTUK LIHAT PENAWARAN HARGA TERBAIK LAINNYA

Friday 19 January 2018

MESIN PENELITIAN EXTRAKTOR DAN PEMURNIAN

Kali ini saya akan membuat artikel yang membahas tentang proses kristalisasi dengan menggunakan beberapa alat untuk penelitina yang diusulkan oleh litbang kemenperin yaitu alat Set Column Permurnian, extraktor dan Filter. Alat ini telah kami kirim ke serpong untuk dipakai melakukan penelitian sebuah produk atau temuan baru yang nantinya jika berhasil akan terus dikembangkan sampain menjadi sebuah produk multiguna sperti salaha satunya adalah produk biang gula.

Cara Kerja Colum Pemurnian
Set Column Permurnian dan Filter adalah serangkaian alat yang diciptakan khusus untuk membuat produk Kristal dengan melalui aliran proses yang bertahap dari mulai mesin proses satu ke mesin proses kedua dan seterusnya secara beraturan dan tidak memiliki waktu yang sama saat proses dari mesin ke mesinnya. 



Tahapan Proses Mesin Kristalisator
Adapun tahapan atau alur proses yang dilalui yang dilengkapi dengan alat pengaplikasiannya adalah sebagai berikut :
  • Liquid dari hasil proses Hydrolisis akan di transfer menggunakan pompa transfer kemudian  masuk ke Tanki Mixing.


     
  • Dari Tangki Mixing kemudian ditransfer ke Filter Bag
     
  • Dari Filter Bag liquid akan mengalir dengan gravitasi menuju Tanki Storage Tank 1
  • Dari Storage Tank 1 liquid di transfer dengan menggunakan Pompa Dosing menuju Column Anion
  • Dari Colum Anion liquid  akan mengalir dengan gravitasi menuju Storage Tank 2

  • Dari Storage Tank 2 di transfer ke Column Cation dengan menggunakan Pompa Dosing yang sama (system buka tutup valve)
  • Dari Column Cation liquid akan mengalir dengan gravitasi menuju Storage tank 3

  • Dari Storage Tank 3 liquid akan di transfer ke Tanki Evavorator menggunakan pompa transfer. Pada tanki Evavorator terdapat Sirkulasi pemanas dan 1 buah pompa sirkulasi yang berfungsi untuk proses evavorasi yang disirkulasikan terus menerus hingga hasil akhir liquid menjadi kental. Juga terdapat unit kondensor yang berfungsi untuk mengkondensasikan hasil liquid yang dipanaskan dari evavorator





  • Sebelum masuk ke kondensor uap akan melewati separator terlebih untuk memastikan bahwa uap yang akan masuk menuju kondesnor adalah uap murni dan uap cairnya akan tertampung pada separator.

     
  • Hasil kondensasi akan ditransfer dengan proses vacuum menuju tanki penampungan

     


     
  • Setelah proses evavorasi selesai kemudian liquid akan divacuum menuju Tanki Kristalisator untuk pembentukan menjadi keristal.
Semua material yang digunakan pada pengaplikasian system pemurnian dan filter ini sesuai standar GMP dimana material yang kontak langsung dengan produk menggunakan bahan SS316L dan yang tidak kontak langsung dengan produ  meggunakan bahan SS304.

Oke gan unruk penjelasan tentang set column pemurnian dan filter untuk proses kristalisasi saya cukupkan ekian dulu. Jika ada yang ingin ditanyakan atau hal lain yang ingin disampaikan silahkan untuk berkomentar pada kolom komentar yang sudah disediakan. Untuk konsultasi atau pemesanan silahkan hubungi kontak kami.

KLIK UNTUK LIHAT PENAWARAN HARGA TERBAIK LAINNYA

MEMUDAHKAN PENCARIAN KETIK NAMA MESIN YANG DICARI